Nasibnya Kini; Rumah Tempat Dilahirkannya Nabi Saw.
Musim ibadah haji, coba tengok tempat dilahirkannya
Nabi Muhammad Saw. yang kini dirubah. Di bagian depannya tertulis مكتبة مكة
المكرمة (Perpustakaan Makah al-Mukarramah), yang sejatinya
sebagai cara halus pengaburan sejarah itu. Pintunya selalu terkunci dan dijaga
polisi.
Konon dikhawatirkan akan banyak jamaah haji atau
jamaah umrah yang syirik-musyrik alias “saudara kembarnya” Ahli Bid’ah,
sehingga ditempeli sedemikian rupa tulisan berbagai bahasa (agar dipahami
jamaah) dari berbagai negara yang intinya sebagai upaya “Pemurnian Tauhid” ala
warisan Raja Ibn Saud itu.
Siapapun jamaah haji atau jamaah umrah, yang mendekati
pintu bangunan yang tidak jauh dari Jabal Marwah(Finish Syai itu), maka akan dihardik
oleh Polisi Masjid Haram yang bertugas menjaga tempat tersebut.
“Jika sebelum-sebelumnya hanya bisa lihat dari luar, namun
Alhamdulillah mulai umrah tahun 2012 saya bisa masuk dan berlama-lama untuk
baca kitab-kitab yang mayoritas Ahlussunnah dan anti bid’ah -versi mereka itu. Seraya
saya bertafakkur di dalam rumah yang dulu tempat dilahirkannya manusia suci
Nabi Muhammad Saw. junjungan kita itu.” Tutur KH. Nasrulloh Afandi, kader
NU di Maroko yang juga kandidat Doktor Maqashid Syariah di Universitas al-Qurawiyin
Maroko.
“Dalam foto (2012) ini”, lanjut kyai muda asal Indramayu
ini, “adalah kondisi saat ini di dalam rumah tersebut, setelah dikaburkan
dari bentuk aslinya. Dan pintunya selalu terkunci itu. Foto saya bersama Mudir (ketua)
“Perpustakaan” (dengan tanda petik) tersebut. Alhamdulillah saya sudah kenal
baik dengannya. Termasuk sewaktu-waktu saya butuh kitab, ia berkenan
mengirimnya.”
Label: Gallery Foto Ulama, Tokoh-Ulama
0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda